Penentuan Jumlah Operator Pengisian Ulang Bahan Bakar Yang Optimal Berdasarkan Metode Antrian

Tantri Widiastuti, Tjandra Tirtono

Sari


ABSTRAK

 

Teori antrian adalah salah satu metode analisis dalam mata pelajaran Matematika yang memiliki aplikasi sangat luas dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu penerapan Teori Antrian dalam pelayanan adalah pada sistem antrian di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Oleh karena itu, penelitian ini berlangsung di SPBU COCO Sultan Agung Singamangaraja St. no.27 semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis tingkat pelayanan di SPBU COCO Sultan Agung Semarang. Data yang dibutuhkan berupa data primer, yaitu jumlah pelanggan yang datang dan dilayani setiap hari. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap periode pengamatan yang dilakukan mulai 1 Desember 2015 sampai 1-9 Januari 2016 pukul 06.00 WIB sampai dengan pukul 9.59 WIB. Teknik analisis data menggunakan metode multichannel - single phase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPBU perlu melakukan penambahan layanan, penambahan jumlah barang dari dua menjadi lima operator. Dengan penambahan ini, hal itu menunjukkan penurunan waktu tunggu pelanggan dari 46 menit 5 detik menjadi 4 menit 42 detik, sehingga kinerja layanan bisa dioptimalkan.

 

Kata kunci: Teori Antrian, Sistem Antrian, Operator, Pelanggan, Multi-Channel - Fase Tunggal.


ABSTRACT

Queueing theory is one of the methods of analysis in the Mathematics subject that has very broad application in everyday life. One application of Queueing Theory in field service is on a queuing system in General Fuel Filling Stations (Gas Station). Therefore the study took place at the SPBU COCO Sultan Agung Singamangaraja St.  no.27 semarang. The purpose of this study was to determine and analyze the level of  service at SPBU COCO Sultan Agung Semarang. The data required in the form of primary data, namely the number of customers who came in and were served everyday. The data obtained through observation of the observation period that was conducted from December 1, 2015 to l January 9, 2016 at 06.00 am until 9.59 pm. The techniques of data analysis used the method of multichannel – single phase. The results showed that SPBU needed to do additional service, the addition amount of the original from two became five operator. With this addition, it showed the decrease customer wait time from 46 minutes 5 seconds to 4 minutes 42 seconds, so that service performance could be optimized. 


Keyword: Queue Theory, Queue System , Operator , Customer , Multi-Channel - Single Phase.

 

Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.